Jumat, 11 November 2016

November

November adalah bulan ke-11 dari penanggalan masehi, suatu penanggalan yang dipakai secara global di seluruh dunia. Ditahun ini  banyak kejadian besar yang terjadi dibulan november.
1 november, terjadi aksi damai yang terbungkus dalam agenda mimbar akademik yang diselenggarakan sebagian dosen dan karyawan IAIN Ponorogo dengan mengatasnamakan forum civitas akademika kampus menuntut transparansi anggaran dan program kampus, hebatnya ditengah acara, terdapat sejumlah mahasiswa yang membubarkan aksi mimbar akademik tersebut yang mengatasnamakan aliansi mahasiswa perduli keintelektualan kampus.  Pembubaran itu atas dasar diliburkannya perkuliahan secara sepihak, melalui baner yang dipajang.
2 November terdapat aksi damai dari KBM IAIN Ponorogo yang menuntut agar dana DPP yang seharusnya menjadi hak beberapa UKM dan HMPS serta SMJ dapat dicairkan
4 November terjadi aksi besar yang menuntut keadilan atas dugaan pelecehan dan penistaan agama oleh Ahok,
Dan jangan sampai dilupakan november adalah bulan dimana ditetapkan hari pahlawan, bulan.dimana lebih dari 6000 rakyat indonesia meninggal demi mempertahankan kemerdekaan bangsa indonesia, mempertahankan sesuatu kebebasan yang telah dicita citakan lebih dari 3,5 abad.
Banyak lagi peristiwa yang mengemparkan yang terjadi dibulan ini, 6 November terjadi peristiwa diselesaikannya kakawin bharathayuddha oleh empu sedah dan empu panuluh,  atas perintah jayabaya
Mengisaratkan bulan november adalah bulan perjuangan didalamnya terdapat keringat kerjakeras para pendahulu kita yang memperjuangkan nilai yang mereka percayai, suatu kepercayaan yang hampir sama dengan harga diri. Kepercayaan itu yang menghantarkan para pahlawan pada satu tekat besar menyerahkan jiwa dan raga demi keyakinan.
Namun sayang seribu sayang yang terjadi di Negeri ku ini lisan lebih dianggap menawan daripada sebuah kontribusi real, akibatnya generasi muda pun lebih suka membual daripada berkontribusi pada negrinya

My second love

Mengenalmu merupakan hal indah, menyapamu melihat senyuman mu, sungguh menggoda hati...
Kemarin, dihari awal kita bertemu aku tak merasakan getaran ini... waktu pun berlalu
Hari esoknya kita duduk satu forum saling berdebat dan mengeluarkan argumen, masih biasa saja....
Hari yang lain setelahnya kita duduk berdua, saling bercerita mengenai pribadi masing-masing saling tukar pendapat saling memberi masukan, namun anehnya rasa itu belum ada..
Tapi dihari ketika kita berjalan bersama, kau coba mengajak bergandengan aku menolak, ketika kita duduk bersama kau mengengam tanganku, yaaa rasa itu muncul dan hadir disetiap malam..
Setiap malam aku mendoakan mu, hingga aku sampai pada suatu kenyataan kita tak mungkin duduk bersama lagi.. kita terlalu.berbeda dan kita terlalu jauh.. benteng kita terlalu besar... perasaan teramat sakit ketika tahu kau sudah bersama orang lain..
Dan aku memilih diam dan memendam rasa ini, dan mengganggap mu adalah saudaraku... terima kasih sudah mengenal ku